Jumat, 18 April 2014

hilang

Pagi ini, ilalang kejatuhan embun
Matahari menguap karena terlalu lama tidur
Malam pulang kampung bersama rembulan
Prasangka kembali terbangun
Ingatan-ingatan yang tadi malam diberi obat tidur sudah tersadar
Menggrayangi tubuh yang masih terkulai, mengantuk!
Beberapa hari ini mata enggan mengatup
mungkin ingatan miliki kadar kafein tinggi
Entah bagaimana kau bisa menghilang saat jarum jam tepat diangka saat aku jatuh tertidur
Pada paginya aku dapati separuh hati menghilang pergi
Dinding berbagi rasa dingin, seperti lama tak tersentuh
Meski matahari meninggi memamerkan panas yang dia punya
Tetapi tak bisa menguapkan ingatanku tentang dia
Aku, dan rasaku yang enggan menua
Kamu, dan rasamu yang pergi entah kemana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar